Thursday, June 23, 2016

What is Sexy?


I'm that typical, yang selalu lebih suka ngobrol langsung dibanding sekedar komunikasi dunia maya.
Namanya juga dunia maya, semu. And the one who can talk to me from morning to morning in 24/7 is the best man alive!! Really, I'm sure
You know, that build a chemistry is not easy, which kita mesti ngobrol basa-basi dengan orang yang sama sekali nggak 'click'. Beda ketika kita ketemu dengan orang yang bisa ngobrol sampe berbusa karena sudah ada chemistry. Dari obrolan yang penting sampe becanda-becanda, yang mostly only we both know it.
*Hayyooo ada yang gitu juga nggak?*
 
That's why, the real sexiness is conversation. What is sexy? The real conversation.
 

Wednesday, June 22, 2016

Now You See Me, Now You Not

Now You See Me 2
[★★★★☆]



I'm just........amazed by this movie for the tricks like we count 1 2 3. Ini film sakit banget sih, aselik! Dari alur cerita memang berkelanjutan dari film yang pertama. Dan masih sama seperti film yang pertama, 'twist' yang diciptakan masih saja bikin kita bergidik mikir dalam hati "OH IYA JUGA YA!!"
 
 
Now You See Me pertama diawali dengan sajian cerita yang menakjubkan bagi penonton newbienya. Dengan segala trik yang mengelabui, membuat Summit Entertainment melanjutkan pembuatan sekuelnya. Masih dengan artis-artis yang dipilih seperti: Morgan Freeman sebagai Thaddeus, serta Four Horsemen yang terdiri dari J. Daniel Atlas (Jesse Eisenberg), Meritt McKinney (Woody Harrelson), Jack Wilder (Dave Franco), dan Lula (Lizzy Caplan) sebagai pengganti Henley Reeves. Danie Radcliffe dan  Jay Chou juga ikut muncul di film ini dengan peran penting selama jalan cerita.
 
 
The Four Horsemen telah dijebak oleh Walter Mabry (Daniel Radcliffe) putra dari Arthur Tressler yang di film pertama merupakan pemilik perusahaan asuransi yang sudah membuat kerugian bagi nasabah-nasabahnya. Walter bermaksud menangkap Four Horsemen untuk mengungkap jati diri mereka dan membalaskan dendam ayahnya.
   
Namun dengan daya upaya yang dimiliki The Four Horsemen sebagai tricker, mampu mengungkap siapa sebenarnya Walter Mabry. dan mereke juga mampu mempermalukan Walter dan Arthur di akhir cerita.
 
 
Menurut saya, Now You See Me 2 ini masih saja membuat salut dengan trik-trik yang dibuat dengan acting dari artis-artisnya dan efek-efek yang diberikan. Dengan akhir cerita yang masih semu, membuat penonton penasaran. Kemungkinan Summit Entertainment akan berlanjut memproduksi film Now You See Me yang ketiga. Apakah benar? Kita lihat saja :)

 
 

Tuesday, June 21, 2016

The Mutants Strike Back!

X-Men: Apocalypse
[★★★★☆]
 
 
Setelah menunggu kurang lebih 2 tahun, akhirnya film ini muncul juga. Padahal film ini udah lewat lama bgt, tapi baru kali ini bisa review. Jujur, agak-agak lupa detail filmnya. Yang saya ingat Xmen, the one and only Marvel movie that I like still steals my heart :b
 
 
Film yang disutradarai oleh Bryan Singer masih berlatar belakang yang sama seperti Xmen The Days of Future Past. Masih dengan James McAvoy sebagai Professor X muda, Nicholas Hoult sebagai Beast alias Hank McCoy, dan Jennifer Lawrence sebagai Mystique alias Raven, ada juga Sophie Turner yang sangat ditunggu actingnya di film ini sebagai Jean Grey. Sophie Turner sebagai Jean ini menarik perhatian para fans Xmen, karena penonton bertanya-tanya apakah actingnya di film ini akan terlepas dari karakternya sebagai Sansa Stark di serial Game of Thrones? Dan ternyata, she did perfectly perfect. Dari aksen bicara Sansa yang benar-benar hilang, mimic wajahnya dan gesture actingnya selama menjadi Jean, Sophie Turner berhasil mencuri hati penonton.
 
 
Xmen Apocalypse sudah diberikan kisi-kisi ceritanya di Xmen The Days of Future Past sebelumnya, tepat di after credit scene. Yaitu Apocalypse, si mutan yang selalu beregenerasi berkat mutan lainnya yang dikorbankan setiap masa matahari yang sudah ditentukan, dengan latar belakang Mesir dan Pyramid.
 
Di sisi lain, Mystique beraksi sendiri untuk menyelamatkan Nightcrawler di suatu sudut kota, dan menemukannya di tengah pertandingan melawan Archangel. Berbeda dengan Magneto alias Erik Magnus Lehnserr, setelah aksinya meneror presiden US, dia berusaha memiliki kehidupan normal di Polandia, memiliki istri dan seorang putri. Sayangnya, itu tidak berlangsung lama, karna keluarganya dibunuh dan memicu emosi Erik sebagai Magneto muncul lagi.

Selain mutan protagonist yang kita kenal, kita juga dibuat amazing oleh tokoh-tokoh antagonist yang rupawan, seperti Psylocke dan Archangel serta Storm muda. Ketiganya nantinya akan bergabung dengan Magneto sebagai tim Apocalypse.
 

Bryan Singer menambahkan set sebagai pemanis dengan humor taste, yaitu Quicksilver si anak rahasia dari Magneto *bahkan Magneto sendiri tidak menyadari bahwa Quicksilver adalah anaknya*. Selain itu juga Bryan berhasil memberikan satu scene dimana Wolverine muncul sebagai Cameo dengan kondisinya yang saat itu diceritakan belum stabil.
 
 
Sama seperti film superhero pada umumnya, bahwa superhero yang protagonist akan memenangkan pertarungan. Meskipun penuh dengan penderitaan dan pengorbanan pada awalnya. Dan sama dengan film Xmen sebelum-sebelumnya, saya selalu terkesima untuk film Marvel yang satu ini.

Well, saya tidak akan memberikan bocoran cerita keseluruhannya meskipun film ini sudah agak lama keluar di theater. Selanjutnya akan ada film Wolverine dan Gambit dari tim Xmen di tahun 2017.
I can not wait to watch them :D 

Tuesday, June 14, 2016

Loss

 
But it is so bad to loss the one that you love more than you love yourself.

Sunday, June 12, 2016

What You Get Is.....



Tapi, orang lain tidak akan selalu paham, sadar diri, terpikirkan, mengaca pada diri sendiri atau apapun itu mengenai hal baik yang kita lakukan pada mereka. Bahkan sampai nafas terasa sesak karena kalimat yang tidak dapat diterima, orang lain (mungkin saja) masih dengan angkuhnya merasa mereka benar, dan melihat kita masih hidup diselimuti dengan ego (yang bagi mereka adalah keegoisan kita saja) tanpa sama sekali melihat sedikitpun usaha yang mereka lakukan. Padahal, (seringnya) yang sebenarnya terjadi adalah kebalikannya.

Kenyataannya, kita berkorban apa saja untuk orang lain dengan harapan bahwa mereka melakukan (paling tidak) hal yang sama juga terhadap kita, atau (syukur-syukur) bisa lebih dari yang telah kita berikan. Bukan pamrih. Hanya semata-mata menjaga orang lain yang sangat berharga itu dengan terlalu hati-hati dengan (takut-takut) mengorbankan hati sendiri.

Sampai akhirnya kita mengingat di titik bahwa, WHAT YOU GET IS WHAT YOU GIVE. Mungkin, bukan hari ini, mungkin bukan dari orang lain yang kita perlakukan bak berlian. Tapi nanti, suatu hari di waktu yang sangat tepat oleh orang yang digariskan oleh Tuhan dengan sebenar-benarnya.

Karena sesungguhnya, terkadang batu yang kita asah menjadi berlian ini menjadi sangat angkuh karena tau dirinya sangat berharga bagi kita. Itulah mengapa, berlian itu lebih mudah menggores luka dan melupakan dirinya yang dulu, yang hanya sebongkah batu. Lupa betapa nihilnya dulu.



Random thought that ruins my logic, lately.
It's not solved yet, but actually I know the answer.
And how to act to this case.
Put on your mask to face sucker(s).



Nighty night, universe.
❤

Wednesday, June 08, 2016

Happy Wedding, Narwasti!

 
Tiga minggu setelah Arinda menikah, gantian Narwasti alias Rasti yang menikah. Rasti ini salah satu Bidadari Surga sama seperti Arinda, ya isinya cuma bertiga mau gimana dong :b dia ini benar-benar sahabat yang ada di dekat saya setiap kondisi sejak jaman kuliah. Orang yang pertama kali saya cari ketika saya lagi buntu cari solusi. Walopun akhirnya ya dimarah-marahin. Hahaha..
 
Sebelum dia menikah, berkali-kali banyak nasehat ini itu anu inu. Sampe ada kalimat "Pokoke aku ra bakal kesel ngandani kowe, dan sak durunge aku dadi milik wong, kowe kudu tak kandani terus nganti jeleh, ben ra kejebak lorong hitam." (Pokonya aku nggak akan capek ngasih tau kamu, dan sebelum aku jadi milik seseorang, kamu harus aku kasih tau terus sampai bosan biar nggak kejebak di lorong hitam.) 
 
LORONG HITAM APA INI YANG DIMAKSUUUUD?
Udah kayak sesat banget kan sebutannya Lorong Hitam :(
 
 
Saya dan Arinda hari itu datang bersamaan, dan berencana datang saat akad nikah Rasti untuk jadi saksi akad. Eh, ternyata tetep aja kesiangan. Jadi ketika kita datang, Rasti dan keluarga serta Zacky, suaminya, sudah foto-foto. Yaudahlah, yang penting kita sempet foto sama Rasti dan Zacky.
Karena saya dan Arinda obsesi banget pengen foto bareng manten yang pake Suntiang itu :b
 
 
Begitu jam resepsi, temen-temen lain akhirnya datang juga. Kalo di Solo, ada tradisi acara nikahan dengan disebut piring terbang. Entah itu di daerah lain juga dikenal atau tidak. Piring terbang ini sebenernya maksudnya set menu tapi disajikannya dari kursi ke kursi saling menyalur. Kan dilihatnya jadi kayak piring terbang :b Hahahaa
 

Happy Wedding, Narwasti Primastuti!
Wishing you a good and everlasting marriage with your lovely husband till Jannah :)
Be a woman who always standing beside your husband either up and down.
Support him for every positive ways.
Talk to him from heart to heart like the first day you and him hold each other.
Like I wished for Arinda, be a good partner of his life. Not only a wife.



Warm hug,
From your strongest sister from another parents
❤

Tuesday, June 07, 2016

Jadi

Jadi, ingatlah..
Ketika aku sudah tidak lagi mengkhawatirkanmu,
Ketika makianku sudah tak terdengar merdu,
Ketika lidahku tidak setajam duri dengan sindiranku,
Ketika hasratku yang kau sebut ego sudah semu,
Itu adalah aku yang sudah benar-benar dengan logika.
 
Logika yang kau bangga-banggakan dengan tega menutup asa.
Aku pun, bisa..